Aku bagaikan layang-layang. terbang tinggi di langit..sangat bebas dan bahagia. Tapi, si pengendali tiba-tiba manarikku. Apa yang terjadi pada ku ?? Aku tertarik ikut bersama tali. Tapi ketika si pengendali mengulurkan talinya, aku pun kembali bebas.. si pengendali mengikatkan tali pada sebuah tiang.. dan meninggalkan ku begitu saja... Siapa yang melihat aku terbang tinggi di atas awan ?? Tak ada yang melihatku.. hanya matahari.. hanya matahari...Aku merasa terbuang... di tarik ulur terus menerus... terus menerus....tanpa henti
Satu contoh lagi. Aku bagaikan sebuah sapu yang berada di ruangan berkarpet...Ada sebuah penyedot debu yang sangat hebat. dia memiliki mesin yang mampu menyedot dan membereskan semua debu yang ada pada karpet itu. Sedangkan aku ?? Aku hanyalah sapu yang tidak memiliki mesin dan sangat tidak membantu pada situasi ini. Tapi, ada seorang cleaning service yang menggunakan ku untuk membersihkan langit-langit ruangan yang penuh dengan sarang laba-laba. setelah itu. Aku di taruh di lemari pembersih dan di biarkan...
Intinya. aku adalah manusia yang dengan mudahnya di permainkan oleh orang yang aku cintai. Aku sungguh mencintai pengendali ku...aku sungguh mencintai cleaning service ku..Tapi apa ?? Dia hanya menyayangiku saat dia butuh. Jika aku tidak di butuhkannya, dia akan membuang kku , menyingkirkan ku dari hadapannya. Aku berusaha kuat. Aku berusaha melawan dan tidak mau seperti ini lagi. Tapi, apa daya ku. Aku hanyalah orang yang sudah lemah. Karena cintaku pada dirinya.......
wew....cinta bt si dy ya??
BalasHapushehe..puri.puri.. tau aja kao ini heheh
BalasHapus